KPU DKI Mengatakan Kehadiran Pemilih Naik Signifikan, Surat Suara di TPS Habis...Alasannya???

7f7dd0c4-7e54-4de3-907e-9a2a2eacae69_169 

Pencoblosan Pilkada DKI Jakarta diwarnai keluhan surat suara yang habis di sejumlah TPS. KPU DKI mengatakan banyak pemilih tak terdata baru muncul saat pencoblosan dan jumlahnya membludak
“Memang ada beberapa TPS yang surat suaranya kurang. Hal itu karena tingkat partisipasi masyarakat di Pilkada kali ini meningkat sehingga angka kehadiran juga naik signifikan di TPS,” kata Ketua KPU DKI, Sumarno di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (15/2/2017).
Sumarno mengatakan bahwa cukup banyak pemilih yang tidak terdaftar. Alasannya, warga tidak ada saat hendak didata. “Faktornya banyak, salah satunya adalah petugas KPU tidak mendapatkan akses yang memadai untuk mendata mereka,” ucapnya.

Tetapi, warga yang tidak terdata ini ternyata antusias untuk mencoblos. Akhirnya, surat suara tidak cukup untuk mengakomodasi mereka semua.
“Tadi saat pencoblosan membludak. Itu karena banyak warga berasumsi bahwa meskipun tidak terdaftar bisa tetap memilih,” ujar Sumarno.
Jumlah surat suara sendiri sebenarnya sudah ditambah 2,5%. Atas kondisi ini, KPU DKI melakukan beberapa evaluasi. Dia berharap warga Jakarta juga memiliki pemahaman soal administrasi memilih.
“Ini evaluasi bagi semuanya, bahwa pemilu itu ada administrasinya, ada tahapan-tahapan yang harus diikuti, jadi harus memastikan diri untuk terdaftar di daftar pemilih karena kalau tidak terdaftar ada kemungkinan tidak kebagian surat suara. Ya evaluasinya ada pemahaman yang harus disamakan, termasuk ada beberapa pemahaman berbeda tentang kapan bisa menggunakan hak pilih dan bagaimana proses mendapatkan C6, jadi ini pemahaman yang perlu ditingkatkan lagi,” paparnya.

Berita Terlengkap dan Terbaru Lainnya Bisa di baca dsini
PRO HAK RAKYAT







Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "KPU DKI Mengatakan Kehadiran Pemilih Naik Signifikan, Surat Suara di TPS Habis...Alasannya???"

Posting Komentar